Friday, 8 January 2016

Subhanallah! Rosululloh Memaparkan Rahasia Supaya Istri Makin Dicinta Suami



Ketika seorang laki-laki dan perempuan memutuskan untuk menikah, maka mereka sudah siap dengan segala hal yang akan terjadi. Termasuk menjaga emosi supaya tidak terjadi masalah di rumah tangga mereka. Antara suami dan istri juga harus bisa menjaga satu sama lain. Mereka juga harus saling mengerti satu sama lain. Seorang istri harus bisa menjadi partner (rekan) yang baik dalam berumah tangga. Seorang istri juga harus bisa membuat suaminya selalu mencintai dirinya. Seperti Siti Aishya yang selalu dicintai Oleh Rosululloh.


Ada beberapa metode atau cara yang bisa dipraktekkan oleh seorang istri supaya suaminya semakin cinta kepadanya.

Pertama adalah taat.
Rasulullah saw. bersabda:
Seandainya aku memerintahkan agar seseorang bersujud kepada orang orang lain maka pasti (yang paling dulu) aku memerintahkan agar seorang wanita (istri) bersujud kepada para suaminya. (HR at-Tirmidzi).
Dari hadits diatas bisa dibilang jika seorang istri yang sholihah harus taat kepada suaminya. Kecuali dalam maksiat kepada Allah SWT. Seorang istri harus patuh karena suami adalah pemimpin didalam rumah tangganya.




Kedua adalah pandai menjaga amanatnya sebagai ibu
Selain berkewajiban untuk mengurusi suami, istri juga memiliki tugas sebagai seoarang ibu. Istri harus bisa merawat anak yang telah dititipkan Allah kepadanya. Merawat ini bisa secara fisik maupun batinnya (psikologinya), membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Suami akan merasa senang jika seorang istri bisa merawat anak mereka dengan baik. Sebagai seorang istri juga harus bisa gesit dan cermat dalam mengurusi rumah tangga.
(Baca: Subhanallah!Ilmuan Amerika Masuk Islam Karena Membuktikan Fakta Surat Al Mu'minun)
 
Ketiga adalah pandai menjaga amanat sebagai pengatur rumah tangga (rabbah al-bayt).
Istri harus bisa membuat suasana rumah menjadi nyaman, bersih, perabotan yang terta rapi. Poin yang paling penting adalah istri bisa menjaga dan mengatur kebersihan rumah.

Keempat pandai menjaga diri, kehormatan dan harta suami.
Rasulullah saw. bersabda:
“Tidak ada sesuatu yang berfaedah bagi seorang Mukmin setelah ketakwaan yang lebih baik baginya daripada seorang istri shalihah, yakni…yang jika suaminya tidak ada di sisinya, ia menjaga diri dan harta suaminya”. (HR Ibn Majah).

Ini menandakan bahwa jika suami tidak berada dirumah maka istri harus bisa menjaga diri dengan baik. Sebaiknya jangan menerima tamu yang bukan mukhrim di rumah dan tidak melakukan aktivitas lain didalam rumah yang bisa menyebabkan hancurnya rumah tangga, seperti mengobrol dengan tetangga dan menceritakan keburukan suami atau keluarganya.

Kelima berilah penghargaan dan kejutan.
Memberikan surprise atau kejuatan adalah hal yang bisa membuat rumah tangga menjadi semakin harmonis. Baik suami ataupun istri tentu sangat senang jika di beri kejutan. Seorang istri juga sebaiknya sekali-kali memberikan kejutan kepada suaminya. Berilah pula penghargaan ketika suami ikut membantu dalam mengurusi masalah suami seperti menjaga anak ketika istri ada keperluan.

Keenam menyenangkan jika dipandang.

Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah”. (HR Muslim)
.Tidak ada sesuatu yang berfaedah bagi seorang Mukmin setelah ketakwaan yang lebih baik baginya daripada seorang istri shalihah, yakni yang jika suami memerintahnya, ia menaatinya; jika suaminya memandangnya, ia membuat suaminya bahagia… (HR Ibn Majah).
Enak dipandang bukan berarti harus cantik. Yang dimaksut hadits tersebuat adalah istri sebaiknya tidak mempercantik jasmaninya saja tapi juga rohaninya. Kecantikan jasmani disini adalah kecantikan fisik. Berikanlah senyuman yang tulus, iklas ketika mengurusi rumah tangga, berikanlah senyuman yang tulus dan juga panggillah suamimu dengan panggilan yang dia suka bukan malah sebaliknya.
 
Ketuju bertutur kata lembut.
Harus saling memberikan pengertian dengan tutur kata yang lembut. Jika ada masalah selesaikan dengan cara yang baik, komunikasi yang baik. Karena dalam rumah tangga nanti tentu keduanya pasti pernah melakukan kesalahan satu sama lain. Karena manusia tempatnya salah. Menasehatipun juga harus menggunakan kata-kata yang tidak membuat emosi pasangan.

Kedelapan tidak membebani, tetapi membantu mencari solusi.
Ketika menghadapi masalah sebaiknya jangan dibebankan pada satu pihak saja. Istri yang sholihah sebaiknya membantu suami untuk mencarikan solusi, bukan malah sebaliknya. Jangan menambah persoalan baru kalau tidak mampu mengatasinya, atau bahkan menuntut sesuatu di luar batas kemampuan-nya. Jika ada masalah-masalah kecil yang mampu diselesaikan sendiri dan tanpa memerlukan izin suami, maka segeralah untuk menyelesaikanya. Buatlah suami menjadi nyaman untuk menyampaikan masalah yang dihadapinya. Selalu bersyukur dengan semua nikmat yang diperoleh, bersabar ketika menghadapi cobaan, selalu tawakal jika mempunyai rencana, dan bermusyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Kesembilan pandai melayani suami.
Layanilah suami dengan ikhlas dan dengan cinta yang besar. Siapkanlah segala sesuatu yang dibutuhkan oleh suami. Meskipaun jika dalam rumah tangga memiliki pembantu, tetapi layanan dari istri akan terasa sangat spesial di mata suami. Jadilah istri yang selalu siap “melayani” suami dan pandai membuatnya “bergairah”.

Kesepuluh jadilah pemaaf dan ringan berterima kasih.
Manusia takkan bisa berubah menjadi Tuhan yang memiliki sifat sempurnah. Manusia memiliki sifat khilaf dan sering lupa. Untuk itu, salinglah mengingatkan satu sama lain, baik suami maupun istri. Jadilah pasangan yang saling mudah memaafkan dan ringan untuk berterimakasih.




Sumber: Akhwat Muslimah

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Subhanallah! Rosululloh Memaparkan Rahasia Supaya Istri Makin Dicinta Suami

0 komentar:

Post a Comment